Orang Jujur selalu menang


Lagu ini terdengar manis dan lembut namun memiliki arti yang lebih dalam. Lagu ini bukanlah menceritakan mengenai cinta yang hangat, melainkan bentuk obsesi dan luka batin. Lagu ini terdengar seperti bentuk obsesi seseorang terhadap orang lain, tapi lagu ini juga dapat diinterpretasikan menjadi kisah anak yang memiliki "Golden child syndrome" yang selalu ingin menjadi pusat perhatian dan ingin di cintai oleh semua orang.

Lirik "Aishite, Aishite, Aishite" yang diulang berkali-kali menjadi seperti mantra keputusasaan, seolah tokohnya memohon kepada dunia agar keberadaannya dapat diakui melalui cinta yang ia ingin dapatkan. Musiknya yang ceria justru menambah ironis, memperlihatkan pertentangan antara penampilan luar yang tampak bahagia dan batin yang remuk di dalam. Tokoh ini sangat terobsesi dengan keinginannya untuk dicintai sehingga ia mulai kehilangan arah dan bahkan dirinya sendiri. Ia tidak tahu rasanya hidup untuk dirinya sendiri dan selalu fokus untuk menyesuaikan diri agar disukai oleh orang lain. Lagu ini bukan hanya menceritakan tentang cinta, tetapi cerminan manusia yang kesepian, yang berjuang keras untuk tetap merasa bahagia di tengah dunia yang acuh.

Penulis:
Putu Devina Khrisna Maheswari Arta, siswa SMP Jembatan Budaya


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama